Surat dari Agung
Imam sahabatku,
Dikau selalu kudoakan untuk bisa: bisa menjadi pasangan hidup Rescinta, bisa menjadi mahasiswa yang lolos juga akhirnya untuk dikerubuti toga (wisuda), bisa menjadi enterpreneur yang handal, bisa menjadi penulis yang flamboyan, bisa menjadi backpacker yang mampu menelusuri dunia dan menaklukkan Amerika Latin. Doa terbesarku adalah kamu bisa menjadi seorang bapak yang luar biasa bagi si kecilmu.
Imam tolong bangunkan aku pukul 11.00. Hidupku di tanganmu, teman. Saat ini KGB, CIA mengejar-ngejar diriku. Katanya, aku punya kesalahan besar yaitu susah tidur meski telah kututup rapat-rapat mata. Tetap saja pikiranku menembus langit-langit toko ini dan bermain ke mana dia inginkan.
Agung
(Agung temanku, semoga benar Tuhan baik hati dan menganugerahkan kita malam-malam nyenyak. Kita sudah terlalu berdosa pada raga ini: kapan terakhir kita lelapkan ia jam sepuluh malam?)
No comments:
Post a Comment