Selama itu saya tidak pernah menulis di blog ini lagi. Oh, barangkali bukan hanya di blog ini saja. Tapi juga di tempat lain.
Tak ada alasan yang tepat untuk semua itu. Kecuali kemalasan, tentu saja.
Dan semalam saat bulan penuh dan angin menderu-deru melesak masuk ke dalam kamar melalui jendela kecil, ada terbit pikiran di kepala: aku mau menulis lagi. Namun Tuhan tahu ini, semua orang tahu ini: pikiran-pikiran kecil sering hinggap di kepala untuk selamanya hanya ada di dalam kepala. Rencana ini itu, hasrat ini itu, hanya akan berakhir sebagai rencana belaka.
Tapi barangkali tak mengapa. Langkah-langkah pada akhirnya mungkin akan terambil begitu saja. Tak seperti matahari, kadang kita tak tahu ke mana harus berjalan.