3.1.19
Ibrahim Natsir Gani
Kisah ini menghampiri saya lebih kurang empat bulan lalu. Saat itu janin yang dikandung Vina, istri saya, masih berusia lima bulan. Di sebuah sumber disebutkan kisah ini terjadi dalam mimpi Muhammad, nabi besar kaum muslimin. Sumber lainnya menyebutkan kisah ini terjadi pada saat Muhammad melakukan Mikraj, perjalanan spiritual yang dilakukan Muhammad bersama Jibril.
Pada suatu tempat, Muhammad melihat seorang lelaki tengah dikelilingi anak-anak di bawah rindangnya pohon besar di sebuah taman. Anak-anak tersebut bermain-main, sementara si lelaki berada di tengah, menjadi pengasuh bagi semua.
“Yang tinggi itu, si lelaki, adalah Ibrahim Alaihissalam. Dan anak-anak di sekelilingnya ialah setiap anak yang wafat dalam keadaan fitrah,” Jibril menjelaskan hal tersebut kepada Muhammad. Konsep fitrah biasanya berarti fitri, suci, belum memiliki dosa, belum baligh atau dewasa.
Kala Muhammad menceritakan pengalamannya tersebut, sejumlah orang bertanya: yang bermain bersama Ibrahim tersebut, apakah juga termasuk anak-anak kaum musyrik? Muhammad menjawab, “Iya. Juga anak-anaknya orang musyrik.”
Subscribe to:
Posts (Atom)
