"Tidak ada harapan. Apakah itu Megawati, Gus Dur, atau Bang Ali, Bintang Pamungkas, atau siapa sajalah. Sistem politik seperti sekarang ini tidak membuka kesempatan atau peluang bagi orang luar untuk tampil dan berkompetisi dengan para calon pemimpin dari dalam birokrasi, kecuali ada perubahan yang radikal. Orang kebanyakan yang berada di luar itu tidak dapat ikut berperan serta, kecuali hanya memberikan dukungan atau sama sekali diam. Kalau ada yang berani menolak, akan dicap mbalelo. Jadi, tidak ada sirkulasi elite.
Jadi, kita harus realistis bahwa kondisi kita baru sampai di sini. Tapi, tanpa harus berhenti berjuang terus, kita juga harus melihat kemungkinan yang riil ada. Kalau belum ada, tidak bisa dipaksakan. Saya tidak ingin terjadi pertumpahan darah dalam alih kepemimpinan. Karena, jika itu terjadi, kita tidak pernah dewasa dalam berpolitik."
Dari petikan wawancara dengan Adnan Buyung Nasution, Adnan Buyung Nasution: "Banyak di Antara Kita yang Kecewa". Majalah Forum Keadilan: Edisi Khusus "Tokoh Indonesia Masa Depan", Juni 1997.
Unduh kliping di sini.

No comments:
Post a Comment